Fatwa ini salah ketika menukil dari lajnah, ini bukan pendapat Lajnah kalau seorang muslim membiasakan puasa senin dan kamis. Apakah dia diperbolehkan sibuk melakukan puasa di hari-hari itu untuk mengqodo’ apa yang terlewatkan di bulan Ramadan. Ataukah niatan harus terpisah.
Alhamdulillah
Tidak mengapa puasa hari
senin dan kamis untuk mengqodo’ apa yang terlewatkan dari hari-hari di bulan
Ramadan, dengan syarat puasanya diniatkan untuk qodo’. Semoga mendapatkan
dua pahala, pahala qodo’ dan pahala puasa sunnah dan keutamaan Allah itu
luas. Kalau sekiranya dia tidak mendapatkan kecuali qodo (saja), maka qodo’
itu lebih baik dibandingkan sunnah. Kalau sekiranya niatannya untuk sunnah,
tanpa meniatkan qodo’, maka qodo’nya belum gugur. Maka dia harus berpuasa di
hari-hari yang dia berbuka di bulan Ramadan. Wallahu’alam, shalawat dan
salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan
shahabatnya.
Kitab Fatawa Islamiyah, juz/2
hal/149-150. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, juz/10. Hal/383.